Tampilkan postingan dengan label server. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label server. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 April 2014



hallo
udah lama ga ngpost nih
sibuk sama dunia nyata
kali ini ane mau ngbahas tentang kesalahan yang terjadi ketika ane mau restart service network di ubuntu
sebelumnya ane pakai ubuntu server 14.04 64bit
ketika ane restart dengan perintah service networking restart muncul begini di screennya
stop: Job failed while stopping
start: Job is already running: networking
ane sempet mikir apa ini adalah sebuah bugs atau ini adalah kesalahan sistem ane,kalo kesalahan di sistem ane ga mungkin kayaknya karena ane baru install :p dan belum di apa"in ini juga ane cuma pengen nambah aliasing IP masa iya ane harus reboot server kalo mau ubah networknya #jadi curhat
langsung aja ya ke cara betulinnya
pertama install dulu git dengan perintah :
sudo apt-get install git
kemudian ketik perintah ini
root@ubuntu:# git clone https://github.com/metral/restore_networking.git
Cloning into 'restore_networking'...
remote: Reusing existing pack: 11, done.
remote: Total 11 (delta 0), reused 0 (delta 0)
Unpacking objects: 100% (11/11), done.
Checking connectivity... done.
root@ubuntu:# cd restore_networking/
root@ubuntu:restore_networking# chmod +x restore_network.sh
root@ubuntu:restore_networking# ./restore_networking.sh
networking stop/waiting
networking start/running
nah kalo udah begitu coba restart lagi dah service networknya
 root@ubuntu:# service networking restart

networking stop/waiting
networking start/running
nah sekarang baru bisa restart network
cie emaaakkk ane berhasil mak :D

Rabu, 05 Maret 2014

tepat seminggu yang lalu saya di telfon oleh customer untuk memperbaiki system dbxtranya yang tidak bisa connect ke IIS
lalu dia minta bertemu saya di salah satu data center terbesar di Indonesia karena kebetulan server dia di letakkan di sana jadi kalo ada apa-apa bisa langsung ke server utamanya
setelah bertemu dengan client saya dia menceritakan permasalahannya
kalo si dbxtra.net nya itu tidak dapat di connectkan melalui IIS tetapi local network di port 8080 itu bisa
oh iya OS server yang dia gunakan adalah windows 7 dan dbxtra yang di gunakan adalah DBxtra.NET 8
pada kasus ini IIS sudah di aktifkan ya,kalo belum silakan aktifkan dulu,banyak tutornya di google
setelah saya coba memang tidak bisa
dan ada error kurang lebih seperti ini
the type initializer for 'microsoft.web.configurationmanager' threw an exception


setelah saya mencari cari dapat referensi 'katanya' kalo dbxtra.net versi 8 memang kebanyakan begitu masalahnya
dan gimana cara untuk memperbaikinya?
pertama hapus Microsoft.Web.Administration.dll di folder installan DBxtra.NET nya
dan taro / overwrite file ini ke folder installan DBxtra.NET
hapus bacaan .config nya sehingga menjadi DBxtra.NET.exe
dan coba lagi untuk connect ke IISnya
dan tadaa berhasil deh
ok untuk masalah microsoft.web.administration sudah ok
seharusnya  sudah dapat di buka nih dengan ip publik dan path DBxtra.NET
setelah di coba oops not found
apa yang salah ini
setelah baca" ternyata pada CGI dan ASP harus di allowed pada framework versi 4
ok berangkat kita
kita buka dulu cmdnya lalu ke folder 
C:\Windows\Microsoft.NET\Framework\v4.0.30319
lalu ketikkan command berikut 
aspnet_regiis -ir
jika sudah masuk lagi ke folder
C:\Windows\Microsoft.NET\Framework64\v4.0.30319
lalu ketikkan lagi command berikut
aspnet_regiis -ir
lalu ke control panel >> administrative tools >> IIS manager
lalu ke ISAPI and CGI restriction
dan ubah menjadi allowed semua
dan hasilnya dbxtra pun dapat saya lumpuhkan buka dari luar dengan http://ippublik/DBxtra.NET


kalo ga bisa juga silakan comment
Semoga bermanfaat

Selasa, 18 Februari 2014


pernah menghadapi masalah seperti ini
pas ganti permalink di wordpress setelah klik artikelnya dan ternyata not found?
ini dia solusinya
oh iya di sini ane memakai apache untuk web servernya dan centos OSnya
pertama ubah settingan di apachenya ketik command berikut
nano +304 /etc/httpd/conf/httpd.conf
ubah settingannya
AllowOverride none menjadi AllowOverride all
setelah itu buat file .htaccess dimana folder wordpress berada lalu masukkan script berikut
# BEGIN WordPress
<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]
</IfModule>

# END WordPress
 lalu save,dan restart apache anda dengan command seperti ini
service httpd restart atau /etc/init.d/httpd restart
semoga bermanfaat
mungkin kalo masih belom bisa,silakan comment post ini

Jumat, 24 Januari 2014

 

Device eth0 does not seem to be present
kata kata itulah yang muncul pada saat eth0 di restart atau dijalankan
ga bisa ping juga,ya jelas karena eth0 belum up
sempat bingung
kenapa setelah ganti eth/hardisk tiba-tiba eth tidak mau restart dan muncul pesan seperti di atas
ya karena HWADDR dari si system Centos tersebut masih memakai eth lama
coba liat aja deh di

/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0

ok untuk masalah ini ga usah pusing
tinggal ikutin cara berikut
pertama ketikkan perintah ini
echo > /etc/udev/rules.d/70-persistent-net.rules
mungkin kalo sudah ada file 70-persistent-net.rules bisa di hapus dulu ataupun di backup dengan cara
ketikkan perintah berikut untuk menghapus
rm /etc/udev/rules.d/70-persistent-net.rules
ketikkan perintah berikut untuk backup
mv /etc/udev/rules.d/70-persisten-net.rules /etc/udev/rules.d/70-persistent-net.rulesbackup
setelah itu buka file ifcfg-eth0 dengan editor kesayangan dalam kasus ini saya menggunakan vi editor
vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
tekan insert untuk mengedit dan cari kata HWADDR dan beritanda pagar di depannya
setelah itu save dengan menekan esc dan ketikkan :wq untuk write dan quit
setelah itu reboot pc anda,setelah booting restart network anda
dan lihat hasilnya  eth0 sudah dapat di gunakan

Jumat, 17 Januari 2014

Access log pada server centos


halo
bertemu lagi sama saya
sudah lama ga posting karena sibuk di dunia nyata
kali ini ane mau share gimana caranya untuk mengetahui siapa aja atau kapan aja sih orang masuk ke dalam server kita
dalam kasus ini saya memakai server centos
ok sebenernya simple sih cukup mengetikan command berikut
root@server :~# last
 maka kurang lebih akan muncul seperti ini
tadaa muncul deh smuanya ktauan di sana dari mulai masuk dengan user apa,ipnya berapa tanggalnya berapa dan jamnya berapa

silakan di coba :))

Rabu, 08 Januari 2014


mungkin ada kasus serupa sama saya di sini
setiap kali mau starting ssh selalu keluar

touch: cannot touch '/var/lock/subsys/sshd'

yap kasus kali ini saya memakai OS Linux Centos 6.4
langsung aja ke caranya
pertama buat folder sshd caranya
mkdir -p /var/lock/subsys/sshd
 lalu ubah chmodnya menjadi 755
chmod 755 /var/lock/subsys/sshd
lalu tahap terakhir ketikkan command ini
chown root.root /var/lock/subsys/sshd

dan coba start sshd nya lagi
 /etc/init.d/sshd start
atau
service sshd start

ok sekian dari saya
semoga bermanfaat

Senin, 06 Januari 2014

Cara masuk single mode di CentOS

mungkin tutor kali ini terlihat ga penting
karena kebanyakan orang jarang menggunakan single mode / jomblo mode kalo bahasa saya mah
atau istilahnya safe mode bagi yang terbiasa di windows
pasti udah tau kan fungsi dari single mode atau kalo ga tau fungsi dari safe mode deh
ya dari namanya aja udah ketauan safe = aman mode=mode,safe mode = mode aman
maklum penulis bukan orang yang mahir bahasa inggris
kalo pengertian jomblo mode...?ya kurang lebih sama deh pengertiannya kayak safe mode
tapi kalo saya pribadi sering menggunakan jomblo mode di karenakan saya jomblo penulis bekerja di suatu perusahaan webhosting dan saya sendiri pun tidak tau password dari server tersebut
ok langsung aja
pertama restart dulu PC/Server yang menggunakan centos itu
setelah muncul tulisan
you will automatically login in 5 second
kurang lebih seperti itu tulisannya,langsung pencet tab

lalu pilih yang di tengah
seperti gambar berikut
setelah pilih yang tengah pencet ' e ' tanpa tanda kutip
lalu ketikkan ' single ' tanpa tanda kutip kemudian enter
lalu ke tengah lagi dan pencet tombol ' b '

dan taddaaaa
selamat anda berhasil masuk ke jomblo mode dan dengan akses root

sekian tutor dari saya semoga bermanfaat

Sabtu, 04 Januari 2014

Installasi LAMP di linux centos

kali ini ane mau ngshare installasi LAMP
ya suatu program dasar untuk memulai membuat webserver
yang pertama kita harus tau dulu apa yang dimaksud LAMP itu
LAMP adalah (LINUX APACHE MYSQL PHP/PYHTON/PERL)
LINUX adalah operating system Apache adalah sebagai webserver
MYSQL adalah sebagai basis data
dan PHP adalah sebagai pemrograman yang dipakai oke langsung aja yang pertama kita mulai berurutan ok

LINUX pasti udah punya operating system ini kalo belom punya ga mungkin sampe ke post ini kecuali emang sengaja mau jalan" di blog ini :D next

APACHE pertama" masuk terminal dan ketikkan
[root@ubuntu ~]#yum install httpd -y
biarkan sampe proses installasi selesai
setelah selesai ketikkan
[root@ubuntu ~]#/etc/init.d/httpd start
langkah tersebut berfungsi untuk menjalankan service httpd
lalu ketikkan lagi
[root@ubuntu ~]#chkconfig httpd on
langkah tersebut untuk menjadikan httpd autorun atau otomatis berjalan ketika komputer di nyalakan
kemudian kita test dengan http://ipaddress contoh http://192.168.1.1 apa sudah bisa di lihat dengan gambar/tulisan index apache atau belom
kalo misalnya belom mungkin bisa pakai cara berikut
cek dulu SELINUX dan Firewall nya (disini sih biasanya yang sering saya temukan error) pada saat kita mau test apache nya.
cara nya dengan ;

[root@ubuntu ~]#vi /etc/selinux/config

lalu cukup merubah

# This file controls the state of SELinux on the system.

# SELINUX= can take one of these three values:

# enforcing – SELinux security policy is enforced.

# permissive – SELinux prints warnings instead of enforcing.

# disabled – No SELinux policy is loaded.

SELINUX= # dari enforcing menjadi disable#

# SELINUXTYPE= can take one of these two values:

# targeted – Targeted processes are protected,

# mls – Multi Level Security protection.

SELINUXTYPE=targeted

Lalu disable Firewall nya :

eiitt sebentar,biar lebih mudah nya menonaktifkan firewall kita bisa gunakan cara menginstall dlu konfigurasi firewall nya,

[root@ubuntu ~]#yum install system-config-securitylevel
[root@ubuntu ~]#system-config-firewall

Atau

[root@ubuntu ~]#system-config-firewall-tui


 nah skarang coba tes lagi dengan mengetikan ipaddress di browser
ok next

MYSQL
[root@ubuntu ~]#yum install mysql-server -y

Setelah penginstallan selesai lalu jalankan lagi perintah

[root@ubuntu ~]#/etc/init.d/mysqld start
[root@ubuntu ~]#chkconfig mysqld on

Perintah di atas adalah untuk menjalankan mysql secara otomatis setiap kali restart
Lalu kita setting password untuk Mysql nya dengan cara

[root@ubuntu ~]#/usr/bin/mysql_secure_installation

dan tampilan nya akan seperti ini ;

NOTE: RUNNING ALL PARTS OF THIS SCRIPT IS RECOMMENDED FOR ALL MySQL
SERVERS IN PRODUCTION USE!  PLEASE READ EACH STEP CAREFULLY!
In order to log into MySQL to secure it, we'll need the current
password for the root user.  If you've just installed MySQL, and
you haven't set the root password yet, the password will be blank,
so you should just press enter here.

Enter current password for root (enter for none):     ## Tekan Enter## 
OK, successfully used password, moving on...
Setting the root password ensures that nobody can log into the MySQL
root user without the proper authorisation.

Set root password? [Y/n]   Y  ## Tekan Enter ##
New password:                ## Password untuk Mysql ##
Re-enter new password:       ## ulangi password ##
Password updated successfully!
Reloading privilege tables..
 ... Success!

By default, a MySQL installation has an anonymous user, allowing anyone
to log into MySQL without having to have a user account created for
them.  This is intended only for testing, and to make the installation
go a bit smoother.  You should remove them before moving into a
production environment.

Remove anonymous users? [Y/n]   Y  ## Tekan Enter ##
 ... Success!

Normally, root should only be allowed to connect from 'localhost'.  This
ensures that someone cannot guess at the root password from the network.

Disallow root login remotely? [Y/n] Y    ## Tekan Enter ## 
... Success!
By default, MySQL comes with a database named 'test' that anyone can
access.  This is also intended only for testing, and should be removed
before moving into a production environment.

Remove test database and access to it? [Y/n]Y     ## Tekan Enter ##
 - Dropping test database...
 ... Success!
 - Removing privileges on test database...
 ... Success!
Reloading the privilege tables will ensure that all changes made so far
will take effect immediately.

Reload privilege tables now? [Y/n] Y    ## Tekan Enter ##
 ... Success!

Cleaning up...

All done!  If you've completed all of the above steps, your MySQL
installation should now be secure.

Thanks for using MySQL!
nah installasi MYSQL sukses,next yang terakhir


PHP
ketikkan perintah berikut
yum install php php-mysql -y
biarkan prosesnya selesai dan restart apachenya
/etc/init.d/httpd restart
berikutnya kita coba masukan data ke web kita
ketikkan perintah berikut
vi /var/www/html/phpinfo.php
/var/www/html adalah lokasi default directory web
jadi kalo mau masukin data ke website ya dari directory itu dulu

skarang masukkan kode php berikut
<?php
phpinfo();
?>
nah skarang restart apachenya dengan perintah berikut
/etc/init.d/httpd restart
dan lihat hasilnya di
http://ipaddress/phpinfo.php
contoh
http://192.168.1.1/phpinfo.php
terima kasih semoga bermanfaat :D

Senin, 16 Desember 2013

Pengertian Ddos untuk orang awam


Ddos mungkin sebuah kata menakutkan bagi para sysadmin atau webmaster
ada yang tau sebelumnya apa itu Ddos?

Ddos atau ( Denial Distribute of services ) adalah suatu penyerangan terhadap server yang pastinya mempunyai maksud dan tujuan tertentu

Apakah orang yang men-Ddos itu adalah hacker?
saya rasa tidak,orang yang menDdos itu belum bisa di sebut hacker dan bukan hacker pun bisa melakukannya

Bagaimana sih kerja dari Ddos tersebut?
ok saya kasih sedikit gambaran,anggaplah suatu server itu adalah rumah
sang Ddos di sini di ibaratkan tamu
OD : orang yang melakukan aksi Ddos
TR  : Tuan Rumah
berikut ilustrasi dari orang yang menDdos dan yang punya server
OD : ping tuanrumah.com (tok tok tok ada orang di sana)
TR : reply from tuanrumah.com 32 bytes (ya ada silahkan masuk)
1 deik berselang
OD : ping tuanrumah.com (tok tok tok ada orang ga di sana)
TR : reply from tuanrumah.com 32 bytes (ya ada silahkan masuk
ok dalam kasus di sini biasanya orang yang melakukan aksi Ddos tidak sendirian biasanya dia mengumpulkan massa sebanyak"nya
apa bisa melakukan serangan Ddos sendirian?
tentu bisa dengan mengandalkan komputer" zombie akan terarah server mana yang akan di tuju
ok kita lanjut begini kira" alurnya
OD1 : ping tuanrumah.com (tok tok tok ada orang di sana)
OD2: ping tuanrumah.com (tok tok tok ada orang di sana)
OD3 : ping tuanrumah.com (tok tok tok ada orang di sana)
OD4: ping tuanrumah.com (tok tok tok ada orang di sana)
TR : reply from tuanrumah.com 32 bytes (ya ada kok,silakan masuk semuanya)
jika  si tuan rumah mengizinkan masuk semuanya misal kasus diatas hanya 4 orang melakukan ddos sebesar 32bytes perdetik 32x4=128 bytes dalam perdetik.kalo permenit?128x60=7680 bytes
nah kalo perjam?itung sendiri dah
inget ya itu masih 4 orang atau 4 pc yang melakukan Ddos
kalo 10 PC,kalo 100 PC,kalo 1000 PC bahkan 10.000 PC
berapa yang akan di hasilkan selama 1 detik saja
dan ga bisa di bayangkan kan rumahnya si tuan rumah akan menjadi overload
begitu juga dengan server lama kelamaan akan overload dan mengakibatkan down
terus apa untungnya dengan si orang yang Ddos?
balik lagi ke tujuannya masing",ga mungkin kan orang melakukan Ddos hanya untuk iseng" aja,yang ada malah ga ada kerjaan

ok sekian pengertian Ddos versi saya sebagai orang awam
semoga bermanfaat

Minggu, 15 Desember 2013

Membuat IP aliasing/lebih dari 1 di Centos

oke langsung aja
kali ini ane mau share tentang membuat IP aliasing/IP lebih dari satu di centos
kasus kali ini ane di suruh buat 5 IP sekaligus dalam 1 eth

yang pertama yang dilakukan
pastikan terlebih dahulu ethernet berapa yang akan di pakai
apa eth0 atau eth1
kasus kali ini ane pake eth0 untuk membuat aliasing IPnya

yang kedua
pastikan onboot berada di yes jika masih no maka tidak akan bisa mendetek IPnya
cara ceknya
ketikan ini di terminal kalian
sudo vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 <<< jika memakai eth0
sudo vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1 <<< jika memakai eth1
jika sudah berada di posisi onboot=yes maka langsung quit aja dengan perintah :q!
jika berada di posisi  onboot=no maka tekan insert ubah menjadi yes lalu tekan esc kemudian ketikkan perintah :wq
kemudian ketikkan lagi
service network restart

ok kita lanjut
masuk ke directory /etc/sysconfig/network-scripts/
dengan cara
cd /etc/sysconfig/network-scripts/
kemudian ketik perintah
cp ifcfg-eth0  ifcfg-eth0:1
note:jika lebih dari 2 copy lagi menjadi ifcfg-eth0:2 dan seterusnya
kemudian ketik perintah
sudo vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0:1
tekan insert ubah device=eth0 menjadi device=eth0:1
dan ubah ipaddr misal 192.169.21.2 menjadi ipaddr 192.169.21.3
lalu tekan esc kemudian ketik perintah :wq untuk save dan quit
jangan lupa  di restart networknya dengan perintah service network restart

sekian dari ane  semoga bermanfaat